IBU

Ditulis oleh juzaili di/pada Oktober 30th, 2007

Suatu ketika ada seorang bayi yang siap dilahirkan. Maka ia bertanya kepada tuhan. “Ya tuhan, engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”

Tuhanpun menjawab. “Di antara semua malaikatKu, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu” Si kecil bertanya lagi, “Tapi di sini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua tak cukup membuatku bahagia” Tuhanpun menjawab. “Tak apa, malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia” Namun si kecil bertanya lagi “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?”

Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu itu akan membisikkanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia” Si kecil bertanya lagi, “Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padaMu, ya Tuhan?”

Tuhanpun kembali menjawab, Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdoa” Lagi-lagi si adik kecil menyelidik, “Namun, aku mendengar, disana ada banyak orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”

Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu akan terus melindungimu walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatmu” Namun si kecil kini malah sedih, “Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihatMu lagi

Tuhan menjawab lagi, “Malaikatmu akan selalu mengajarkanmu keagunganKu dan dia akan mendidikmu bagaimana agar selalu patuh dan taat padaKu. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingatKu. Walau begitu, Aku akan selalu ada di sisimu”

Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku…”

Tuhanpun kembali menjawab. “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan: Ibu…”

Entri ini dituliskan pada Selasa, Oktober 30th, 2007 pada 4:08 dan disimpan dalam Cerita. . Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.